![]() |
| Sumber : google Kapten Persipura, Ruben Sanadi, yakin timnya bisa mengalahkan Adhyaksa FC |
Menjelang laga penting Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC di babak playoff promosi Liga 2, nama Ruben Sanadi ikut menjadi sorotan. Bek kiri senior sekaligus kapten tim ini mengaku sangat yakin Persipura mampu mengalahkan Adhyaksa dan mengamankan tiket promosi ke Super League musim depan. Keyakinan itu bukan muncul begitu saja, melainkan dibangun dari performa tim di babak sebelumnya dan semangat seluruh pemain yang ingin mengembalikan Persipura ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dalam sebuah wawancara menjelang pertandingan, Ruben menegaskan bahwa Persipura hanya tinggal “satu langkah lagi” untuk kembali ke level yang selama ini mereka kenal. Ia menyebut para pemain sudah bekerja keras sepanjang musim, baik di sesi latihan maupun pertandingan resmi, dan sekarang saatnya kerja keras itu dibayar dengan hasil nyata. Sebagai pemain yang lama malang melintang di kompetisi Indonesia, Ruben paham betul bahwa peluang seperti ini tidak datang dua kali. Karena itu, ia terus mengingatkan rekan‑rekannya untuk menjaga fokus, disiplin, dan tidak meremehkan lawan meski bermain di kandang sendiri.
Ruben juga menyoroti kekuatan utama Persipura: kombinasi pemain muda yang penuh energi dengan beberapa pemain senior yang berpengalaman. Menurutnya, kolaborasi dua generasi ini membuat Persipura punya keseimbangan antara kecepatan, kreativitas, dan ketenangan mengelola tekanan di lapangan. Ia percaya bahwa di hadapan publik Jayapura, para pemain muda akan termotivasi tampil habis‑habisan, sementara pemain senior bertugas mengendalikan ritme agar tim tidak terbawa emosi.
Selain faktor teknis, dukungan suporter menjadi hal yang berulang kali disebut Ruben sebagai sumber energi tambahan. Ia mengakui bahwa atmosfer di Stadion Lukas Enembe selalu memberi dorongan besar bagi para pemain Mutiara Hitam. Sorakan penonton, koreografi di tribun, dan lagu‑lagu yang dikumandangkan suporter membuat para pemain merasa tidak sendirian dalam perjuangan promosi ini. Ruben berharap, kehadiran pendukung di stadion mampu menekan mental Adhyaksa FC dan memberi keunggulan psikologis bagi tim tuan rumah.
Meski begitu, Ruben tetap mengingatkan bahwa Adhyaksa FC bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Mereka bisa mencapai babak playoff karena punya kualitas dan konsistensi sepanjang musim. Itulah mengapa Ruben mendorong rekan satu timnya untuk mengawali pertandingan dengan serius sejak menit pertama, tidak menunggu lawan mengancam baru menaikkan tempo. Menurutnya, cara terbaik untuk mengendalikan jalannya laga adalah mencetak gol lebih dulu dan memaksa Adhyaksa keluar dari zona nyaman.
Bagi Ruben Sanadi secara pribadi, keberhasilan membawa Persipura promosi punya makna yang lebih dalam. Ia ingin namanya tercatat sebagai salah satu pemain yang ikut mengembalikan Mutiara Hitam ke tempat yang seharusnya. Di mata banyak pendukung, Persipura memang identik dengan kasta teratas, dan beberapa musim di Liga 2 hanyalah “periode singgah” yang harus segera ditutup. Jika target promosi berhasil diraih, bukan hanya karier Ruben yang mendapat penutup manis, tetapi juga kepercayaan diri klub dan suporter yang kembali terangkat menjelang musim baru di Super League.

0 Komentar